Bisabasi.id – Kesehatan adalah aset paling berharga dalam hidup. Karena itu, memiliki perlindungan kesehatan seperti BPJS Kesehatan menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat Indonesia. Sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), memastikan iuran dibayar tepat waktu adalah kunci agar status kepesertaan tetap aktif dan bisa digunakan kapan saja, terutama saat kondisi darurat medis.
Sayangnya, kesibukan harian sering membuat banyak orang lupa apakah iuran BPJS Kesehatan bulan berjalan sudah dibayar atau justru masih menunggak. Tidak sedikit pula peserta yang baru menyadari adanya akumulasi tunggakan ketika hendak berobat ke rumah sakit.
Padahal, ketidaktahuan soal status tagihan bisa berdampak serius, mulai dari kartu nonaktif, penolakan layanan medis, hingga denda pelayanan rawat inap.
Kabar baiknya, di tahun 2026, cara cek tagihan BPJS Kesehatan semakin mudah dan praktis. Anda tak perlu lagi datang dan mengantre di kantor cabang. Cukup lewat smartphone, semua informasi bisa diakses dalam hitungan menit.
Mengapa Rutin Cek Tagihan BPJS Kesehatan Itu Penting?
Sebelum masuk ke cara pengecekan, penting memahami alasan mengapa Anda sebaiknya rutin memantau tagihan BPJS Kesehatan:
1. Mencegah Status Kartu Nonaktif
BPJS Kesehatan menerapkan batas waktu pembayaran iuran setiap tanggal 10. Jika melewati tanggal tersebut, kepesertaan bisa dinonaktifkan sementara.
2. Menghindari Denda Pelayanan
Meski denda keterlambatan iuran sudah dihapus, peserta tetap bisa dikenakan denda pelayanan 5% dari biaya diagnosa awal jika rawat inap dalam 45 hari setelah kartu diaktifkan kembali.
3. Mengatur Keuangan Lebih Baik
Dengan mengetahui nominal iuran dan total tunggakan, Anda bisa mengalokasikan anggaran bulanan secara lebih terencana.
1. Cek Tagihan BPJS Kesehatan Lewat Aplikasi Mobile JKN
Aplikasi Mobile JKN adalah layanan resmi dari BPJS Kesehatan dan menjadi cara paling akurat untuk mengecek tagihan.
Langkah-langkahnya:
-
Unduh aplikasi Mobile JKN di Google Play Store atau App Store.
-
Login menggunakan nomor kartu BPJS atau NIK.
-
Masuk ke menu “Info Iuran” atau “Pembayaran”.
-
Sistem akan menampilkan status kepesertaan, iuran bulan berjalan, dan total tunggakan (jika ada).
Keunggulan Mobile JKN:
-
Data real-time
-
Riwayat pembayaran lengkap
-
Bisa ubah data peserta dan daftar autodebit
2. Cek Tagihan BPJS Kesehatan via WhatsApp (CHIKA)
Bagi Anda yang tidak ingin memasang aplikasi tambahan, BPJS Kesehatan menyediakan layanan Chat Assistant JKN (CHIKA) melalui WhatsApp.
Cara cek via WA:
-
Simpan nomor resmi CHIKA: 0811-8750-400.
-
Kirim pesan “Halo” atau “Menu”.
-
Pilih opsi Cek Tagihan Iuran.
-
Masukkan nomor kartu BPJS atau NIK dan tanggal lahir.
-
Informasi tagihan akan dikirim otomatis oleh bot.
Pastikan nomor WhatsApp berstatus verified untuk menghindari penipuan.
3. Cek Tagihan BPJS Lewat Marketplace & E-Wallet
Di tahun 2026, berbagai marketplace dan dompet digital telah terintegrasi dengan sistem BPJS Kesehatan.
A. Tokopedia
-
Buka menu Top Up & Tagihan
-
Pilih BPJS Kesehatan
-
Masukkan nomor peserta atau VA
-
Klik Cek Tagihan
B. Shopee
-
Masuk ke Pulsa, Tagihan & Tiket
-
Pilih BPJS
-
Masukkan nomor peserta
-
Lihat rincian tagihan
C. Gojek (GoTagihan)
-
Pilih menu GoTagihan
-
Klik BPJS Kesehatan
-
Masukkan nomor kartu BPJS
Kelebihan: Bisa langsung bayar saat itu juga menggunakan saldo e-wallet.
4. Cek Tagihan BPJS Kesehatan via SMS Gateway
Metode ini cocok untuk wilayah dengan internet terbatas.
Format SMS:
Contoh:
Kirim ke 0877-7550-0400
Catatan: Biaya mengikuti tarif SMS operator.
5. Cek Tagihan Melalui ATM & Mobile Banking
Hampir semua bank besar seperti BRI, BNI, Mandiri, BCA, dan BTN sudah mendukung layanan BPJS Kesehatan.
Contoh di Livin’ by Mandiri:
-
Pilih menu Bayar
-
BPJS > BPJS Kesehatan
-
Masukkan Nomor Virtual Account
-
Lihat rincian tagihan sebelum membayar
Memahami Komponen Tagihan BPJS Kesehatan 2026
Jenis Peserta:
-
PBI: Iuran ditanggung pemerintah (Rp0)
-
PPU: 5% dari gaji (4% perusahaan, 1% pekerja)
-
Peserta Mandiri (PBPU):
-
Kelas 1: Rp150.000/bulan
-
Kelas 2: Rp100.000/bulan
-
Kelas 3: Rp35.000/bulan (setelah subsidi)
-
BPJS Kesehatan hanya menagih tunggakan maksimal 24 bulan + 1 bulan berjalan.
Tips Agar Tagihan BPJS Selalu Aman dan Aktif
-
Aktifkan Autodebit agar pembayaran otomatis
-
Gunakan satu metode cek rutin, misalnya Mobile JKN
-
Cek tagihan di awal bulan setelah tanggal 1
Kesimpulan
Mengetahui cara cek tagihan BPJS Kesehatan adalah literasi penting bagi setiap peserta JKN. Beragam metode yang tersedia di tahun 2026 membuat proses pengecekan semakin cepat, mudah, dan transparan.
Dengan rutin memantau tagihan, Anda bisa menghindari tunggakan, denda, dan risiko kartu nonaktif. Ingat, BPJS Kesehatan yang aktif adalah perlindungan finansial terbaik bagi Anda dan keluarga.
Jangan tunggu sakit untuk mengecek. Pastikan status BPJS Anda aktif mulai sekarang.