Bisabasi.id – Pergantian tahun dari 2024 menuju Tahun Baru 2025 akan berlangsung tepat pada pukul 00.00 WIB dini hari nanti. Momen ini kerap dimaknai sebagai waktu refleksi, evaluasi diri, sekaligus penyusunan harapan baru oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.
Bagi umat Islam, pergantian tahun tidak hanya diisi dengan aktivitas sosial bersama keluarga, tetapi juga dengan amalan spiritual, salah satunya membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun. Amalan ini dilakukan sebagai bentuk muhasabah atas perjalanan hidup yang telah dilalui sekaligus permohonan keberkahan di tahun yang akan datang.
Doa Akhir dan Awal Tahun dalam Islam
Doa akhir tahun dibaca terlebih dahulu menjelang pergantian waktu, kemudian dilanjutkan dengan doa awal tahun setelah memasuki tahun baru. Keduanya dapat diamalkan secara sendiri maupun berjamaah, sesuai dengan kebiasaan masing-masing.
Dalam kitab Maslakul Akhyar karya Habib Utsman bin Yahya, Mufti Batavia (Jakarta) pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, dicantumkan bacaan doa akhir dan awal tahun yang hingga kini masih banyak diamalkan umat Islam di Indonesia.
Bacaan Doa Akhir Tahun
Doa akhir tahun dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali sebagai bentuk permohonan ampunan kepada Allah SWT atas segala kekhilafan yang telah dilakukan sepanjang tahun.
Lafal doa akhir tahun:
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Artinya:
“Ya Allah, segala perbuatanku di tahun ini yang Engkau larang namun belum sempat aku taubati, yang Engkau biarkan karena kemurahan-Mu padahal Engkau mampu menghukumku, aku mohon ampunan-Mu. Terimalah amal yang Engkau ridhai dan telah Engkau janjikan pahala. Jangan Engkau putuskan harapanku dari rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
Bacaan Doa Awal Tahun
Setelah memasuki tahun baru, umat Islam dianjurkan membaca doa awal tahun sebanyak tiga kali dengan harapan memperoleh rahmat, perlindungan, kesehatan, kelapangan rezeki, keselamatan, serta husnul khatimah.
Lafal doa awal tahun:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Artinya:
“Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Abadi, Maha Awal. Dengan karunia dan kemurahan-Mu yang agung, aku menyambut tahun baru ini. Lindungilah aku dari godaan setan dan para pengikutnya, tolonglah aku mengendalikan hawa nafsu, dan bimbinglah aku agar seluruh aktivitasku semakin mendekatkan diri kepada-Mu.”
Hukum Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun di Tahun Baru Masehi
Membaca doa akhir dan awal tahun pada pergantian tahun Masehi hukumnya boleh, selama tidak diyakini sebagai doa yang secara khusus berasal dari Rasulullah SAW (doa warid). Amalan ini dilakukan dalam rangka berdoa secara umum, yang memang dianjurkan kapan pun dan di waktu apa pun.
Selain membaca doa, umat Islam juga dianjurkan mengisi pergantian tahun dengan amalan positif, seperti memperbanyak istighfar, shalawat, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan meningkatkan kualitas ibadah.
Dengan demikian, pergantian Tahun Baru 2025 tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga momentum spiritual untuk memperbaiki diri dan menata kehidupan yang lebih baik ke depan.
Wallahu a’lam.