Bisa Basi

Perluas Layanan Perbankan, BINA Buka Kantor Cabang di Bogor

Jakarta, bisabasi.id – Emiten perbankan milik Salim Group yakni PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) baru saja membuka kantor cabang terbarunya yang berlokasi di Sukasari, Bogor, Jawa Barat. Pembukaan kantor cabang baru ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Bank Ina Perdana Tbk dan para nasabah serta perwakilan komunitas yang ada di Bogor.

Kehadiran Kantor Cabang Bogor merupakan upaya Bank INA untuk memperluas jangkauan layanan perbankan khususnya kepada masyarakat yang tinggal di area Bogor dan sekitarnya, dimana hal ini sejalan dengan visi Bank INA untuk hadir lebih dekat dan menjadi bank nasional pilihan utama masyarakat Indonesia.

Direktur Utama PT Bank Ina Perdana Tbk Henry Koenaifi menyampaikan, khusus untuk pembukaan KC Bogor, Bank INA menghadirkan program pembukaan deposito untuk nasabah baru dengan suku bunga 5,75% p.a. yang berlaku hingga 30 September 2024. Adapun nominal penempatan mulai Rp10 juta Rupiah, dengan jangka waktu penempatan yang bervariasi yaitu 1, 3, 6 atau 12 bulan.

“Selain layanan pembukaan deposito, Bank INA juga memiliki program tabungan yaitu Tabina Triple Untung yang memberikan fitur cashback 50% untuk transaksi menggunakan QRIS INA Mobile, 20x gratis biaya transaksi per bulan, serta hadiah langsung voucher belanja Indomaret sebesar Rp50.000,” kata Henry usai Pembukaan KC Bank Ina di Bogor, Jawa Barat. (11/7).

Ia menambahkan, Bank INA menyediakan serangkaian jasa keuangan yang lengkap melalui kantor cabang, jaringan ATM, Mobile Banking, Internet Banking dan Internet Business Banking, sehingga masyarakat Indonesia dapat lebih mudah melakukan transaksi perbankan bersama Bank INA.

“Saat ini Bank INA telah memiliki 46 jaringan kantor cabang di seluruh wilayah Indonesia, serta terkoneksi dengan lebih dari 20.000 ATM yang tergabung dalam jaringan ATM PRIMA dan ATM BERSAMA,” tutupnya.

Sepanjang 2023, Kinerja BINA Meroket

Sementara, itu berdasarkan laporan keuangan BINA sepanjang 2023. Emiten yang terafiliasi dengan Salim Group ini mencatatkan kinera positif. Hal ini terlihat dari, pertumbuhan laba bersih yang mencapai Rp 207,8 miliar atau naik 32% secara yoy. Kemudian, penyaluran kredit BINA juga ikut naik 30% secara yoy menjadi Rp 12,67 triliun. Dan, untuk Aset mengalami pertumbuhan secara yoy sekitar 18,64% menjadi Rp 24,38 triliun serta Dana Pihak Ketiga tumbuh 24,9% menjadi Rp 19,3 triliun.

Share:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top