Bisabasi.id – Jakarta. IHSG pada perdagangan Kamis (6/3), ditutup menguat sebesar 1,32% ke level 6.617,447. Dengan transaksi IHSG yaitu 11,722 Triliun. Investor asing melakukan aksi net buy sebesar 183,30 Miliar di reguler market. Saham yang menjadi penggerak Indeks pada perdagangan kemarin yaitu AMMN, BBRI dan BBCA. Dari pergerakan indeks sectoral, 9 Indeks sectoral mengalami penguatan, dengan IDX Technology dan IDX Energy yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar + 5,47% dan + 2,68%. Sementara IDX Infrastructure dan IDX Non Cylical ditutup mengalami pelemahan sebesar – 0,04 dan – 0,52%. Kenaikan yang terjadi pada IHSG mengikuti pergerakan indeks global yang juga di tutup mengalami penguatan, karena ada-nya penundaan tarif mobil terhadap Meksiko dan Kanada yang dilakukan oleh Presiden Donald Trump.
Saham-saham yang menjadi Top Gainer pada perdagangan (6/3), yaitu:
- IMJS + 34,72%
- BRRC + 34,00%
- ECII + 28,41%
Sementara saham-saham yang menjadi top losers:
- FORU – 25,00%
- PGUN – 19,61%
- LMPI – 15,62%
Saham-saham paling banyak dibeli asing (Seluruh pasar)
- BBRI + Rp 150,04 Miliar
- BRMS + Rp 50,48 Miliar
- TPIA + Rp 38,69 Miliar
Saham-saham paling banyak dijual asing (Seluruh pasar)
- TLKM – Rp 57,44 Miliar
- BBCA – Rp 35,14 Miliar
- BMRI – Rp 33,95 Miliar
Menutup perdagangan tadi pagi (7/3), tiga indeks utama Amerika ditutup kompak mengalami pelemahan, Dow -0,99%, Nasdaq -2,61%, S&P 500 -1,78%. Pelemahan yang terjadi pada indeks Amerika disebabkan oleh kebijakan tarif presiden Donald Trump yang berubah-ubah yang membuat investor khawatir akan merugikan ekonomi.
Secara teknikal pergerakan IHSG pada hari ini (7/3), berpeluang untuk koreksi menguji support di level 6570, karena pergerakan IHSG kmarin belum mampu breakout dari resisten di level 6663 yang merupakan resisten FR 61,8%.
Saham-saham yang dapat diperhatikan pada hari ini menurut Andhika Cipta analis PT Kanaka Hita Solvera yaitu SCMA, BRMS, EMTK, ERAA, BUMI.