Bisabasi.id – Jakarta. IHSG pada perdagangan Senin (23/12), ditutup menguat sebesar 1,61 % ke level 7,096,44. Dengan transaksi IHSG yaitu 8,946 Triliun. Investor asing melakukan aksi net sell sebesar 62,18 Milliar di pasar reguler. Saham yang menjadi penggerak Indeks pada perdagangan kemarin yaitu BBRI, BBNI dan BREN. Dari pergerakan Indeks Sektoral, hampir semua ditutup menguat dengan IDX Cyclical dan IDX Health mengalami penguatan paling signifikan sebesar 2,58% dan 2,79%. Sementara itu hanya IDX Energy yang ditutup terkoreksi sebesar 0,19%. Penguatan IHSG mengikuti pergerarakan indeks Amerika yang juga mengalami penguatan, serta nilai tukar rupiah yang kembali mengalami penguatan.
Saham-saham yang menjadi Top Gainer pada perdagangan (23/12), yaitu:
- DPUM + 35%
- VOKS + 34,67%
- AYLS + 34,62%
Sementara saham-saham yang menjadi top losers:
- SKBM – 25%
- ZBRA – 14,06%
- SAFE – 13.82%
Saham-saham paling banyak dibeli asing (Seluruh pasar)
- CUAN + Rp 71,26 Milliar
- BBRI + Rp 52,69 Milliar
- BBNI + Rp 35,81 Milliar
Saham-saham paling banyak dijual asing (Seluruh pasar)
- BMRI – Rp 111,96 Milliar
- BBCA – Rp 70,31 Milliar
- AADI – Rp 63,24 Milliar
Pada perdagagan tadi pagi, 3 indeks utama Amerika kompak mengalami kenaikan, Dow + 16%, Nasdaq +0.98% dan S&P 500 +0.73%. Indeks Amerika naik didorong oleh sektor teknologi yang menguat dan para investor mempertimbangkan arah suku bunga tahun depan setelah The Fed memberikan isyarat bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi lebih lama.
Secara teknikal pergerakan IHSG pada hari ini (24/12), berpeluang untuk menguat untuk menutup gap ke level 7216 dengan support di level 7040.
Saham-saham yang dapat diperhatikan pada hari ini menurut Andhika Cipta Analis dari PT Kanaka Hita Solvera yaitu MAPA, MAPI, SCMA, EMTK.