Bisa Basi

Emiten Konstruksi DGIK Kantongi Kontrak Rp 2,9 T

Jakarta, bisabasi.id – Emiten konstruksi yakni PT Nusa Konstruksi Enjinering Tbk (DGIK) hingga kuartal III-2024 telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp 2,9 triliun. Perolehan kontrak baru tersebut paling banyak berasal dari proyek BUMN.

Adapun segmen proyek dalam kontrak baru tersebut paling banyak didominasi oleh proyek infrastruktur yang mencapai 35%, kemudian proyek gedung mencapai 31%, dan infarstruktur mining mencapai 24%.

Presiden Direktur DGIK Djoko Prabowo mengungkapkan, sejalan dengan positifnya pencapaian nilai kontrak tersebut, perseroan juga berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 835 miliar.

“Laba bersih perusahaan mencapai Rp 50 miliar. Sementara, Debt to Equity Ratio mencapai 0,6x dan Collectability Ratio mencapai 6,04x,” katanya.

Djoko menegaskan, tahun 2025 DGIK memasang target untuk kontrak baru sebesar Rp 1,9 triliun. Di mana, ia berharap proyek yang didapat berasal dari swasta bisa memberikan kontribusi sebesar 90% dari total realisasi kontrak di tahun depan.

“Untuk proyek BUMN dan Pemerintah kami berharap masing – masing dapat berkontribusi sebesar 5% dari total kontrak yang didapat. Dan, untuk segmen proyeknya diharapkan datang dari segmen proyek infrastruktur, gedung, dan proyek energi,” tegasnya.

Guna merealisasikan target tersebut, Djoko menyatakan bahwa perseroan telah memiliki sejumlah strategi yang bakal diimplementasikan di tahun 2025 mendatang yakni pengembangan dan peningkatan kualitas SDM, dan pemanfaatan dan pengaplikasian digitalisasi. Selain itu, DGIK juga akan menerapkan tata kelola yang sesuai dengan regulasi, serta operation excellent.

“Pemanfaatan digitalisasi guna menciptakan proses kerja yang lebih efektif dan efisien,” tutupnya.

Share:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top