Bisabasi.id – Jakarta. IHSG pada perdagangan Selasa (18/12), ditutup melemah sebesar 0,70 % ke level 7107,88. Dengan transaksi IHSG yaitu 9,956 Triliun. Investor asing melakukan aksi net sell sebesar 800,9 Milliar di pasar reguler. Saham yang menjadi pemberat Indeks pada perdagangan kemarin yaitu AMMN, TLKM dan BMRI. Dari pergerakan Indeks Sektoral, hampir seluruh indeks sectoral mengalami pelemahan, dengan IDX Transport dan IDX Basic Industry mengalami pelemahan paling signifikan yaitu – 1,37% dan -1.03%. sementara itu hanya IDX Cyclical yang mengalami penguatan sbesar +0,58%. Pelemahan IHSG hari ini disebabkan oleh BI yang menahan suku bunga di level 6%, hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas rupiah yang sudah menyentuh 16.100.
Saham-saham yang menjadi Top Gainer pada perdagangan (18/12), yaitu:
- KJEN+ 34,55%
- DOSS + 27,55%
- LION + 25%
Sementara saham-saham yang menjadi top losers:
- SAPX – 25%
- POLU – 24,89%
- INPS – 15.03%
Saham-saham paling banyak dibeli asing (Seluruh pasar)
- CUAN + Rp 29,7 Milliar
- EXCL + Rp 25,7 Milliar
- SMGR + Rp 24,34 Milliar
Saham-saham paling banyak dijual asing (Seluruh pasar)
- BBCA – Rp 343,62 Milliar
- BBRI – Rp 266,44 Milliar
- BMRI – Rp 141,38 Milliar
Pada perdagangan tadi pagi, 3 indeks utama Amerika ditutup kompak mengalami pelemahan. Dow – 2,58%, Nasdaq -3.62%, S&P 500 -2,95%. Indeks Amerika turun disaat The Fed menurunkan suku bunga 25 Bps, akan tetapi para investor melihat the fed pada tahun depan akan menurunkan suku bunga lebih sedikit dibandingkan proyeksi sebelumnya.
Secara teknikal pergerakan IHSG pada hari ini (19/12), masih berpeluang untuk terkoreksi terbatas dengan support 7041 dan resisten di level 7118.
Saham-saham yang dapat diperhatikan pada hari ini menurut Andhika Cipta Analis dari PT Kanaka Hita Solvera yaitu ACES, ASII, EMTK, ANTM.