Bisabasi.id – Jakarta. IHSG pada perdagangan Senin (10/2), ditutup melemah sebesar 1,40% ke level 6.648,14. Dengan transaksi IHSG yaitu 10.944 Triliun. Saham yang menjadi pemberat Indeks pada perdagangan kemarin yaitu BBRI, BREN dan BBCA. Dari pergerakan indeks sectoral 9 indeks sectoral mengalami pelemahan, dengan IDX Infrastructure dan IDX Finance mengalami pelemahan paling signifikan sebesar -3.09% dan -1.29%, sementara itu IDX Health dan IDX Basic Industry mengalami penguatan masing-masing sebesar +0.22% dan +0.15%. Pelemahan yang terjadi IHSG disebabkan oleh China mulai Senin (10/2) mengenakan tarif tambahan 15 persen terhadap batu bara dan gas alam cair (LNG) dari Amerika Serikat.
Saham-saham yang menjadi Top Gainer pada perdagangan (10/2), yaitu:
- INDX + 30.95%
- FMII + 25.00%
- LION + 25.00%
Sementara saham-saham yang menjadi top losers:
- MMIX – 24.26%
- CUAN – 19.87%
- SONA – 17.76%
Saham-saham paling banyak dibeli asing (Seluruh pasar)
- BRIS + Rp 56.71 Milliar
- PTRO + Rp 33.38 Milliar
- ASII + Rp 27.61 Milliar
Saham-saham paling banyak dijual asing (Seluruh pasar)
- BMRI – Rp 185.15 Milliar
- GOTO – Rp 150.52 Milliar
- TLKM – Rp 141.88 Milliar
Pada perdagangan tadi pagi 3 indeks utama Amerika ditutup kompak mengalami penguatan Dow +0.38%, Nasdaq +0.98%, S&P 500 +0.67%. Kenaikan indeks Amerika di dorong oleh saham Nvidia dan saham berbasis AI, selain itu para investor juga mengabaikan ancaman tarif terbaru Presiden Trump, termasuk tarif baru pada impor baja dan aluminium.
Secara teknikal pergerakan IHSG pada hari ini (11/2), berpeluang untuk rebound pendek ke resisten 6713 dengan support di level 6585.
Saham-saham yang dapat diperhatikan pada hari ini menurut Andhika Cipta analis PT Kanaka Hita Solvera yaitu BREN, MDKA, TPIA, DSNG.